Kapan Builder cocok?
- Auto reply berdasarkan rule sederhana.
- Reaction atau action dasar.
- Automation yang tidak mempunyai conversation state panjang.
- User yang belum membutuhkan script.
Kapan sebaiknya pakai Declarative Flow?
- Command dengan alias/prefix.
- Menu bertingkat.
- Menunggu input berikutnya.
- Media current/quoted.
- Capability/plugin.
- Integration + conditions + loop.
- Reusable state component.
Untuk kasus tersebut, Declarative Flow lebih mudah dirawat daripada memaksa banyak rule Builder.
Kapan Full GatewayScript?
Pakai Full GatewayScript ketika business logic membutuhkan banyak branching dinamis atau perhitungan yang sulit diwakili konfigurasi flow. Tetap gunakan capability untuk library/OS dan integration untuk HTTP.