IntermediateAutomation Engine v1

Test Bench

Uji script, trigger, session continuation, dependency, dan trace sebelum publish tanpa menebak-nebak behavior production.

Workflow test yang disarankan

  1. 01

    Validate script lebih dulu.

  2. 02

    Masukkan event/message awal di Test Bench.

  3. 03

    Periksa actions, diagnostics, trigger result, dependency, dan trace.

  4. 04

    Jika session dibuka, gunakan `Pakai session untuk test berikutnya`.

  5. 05

    Ubah message menjadi jawaban tahap berikutnya.

  6. 06

    Ulangi sampai flow selesai.

Contoh multi-step

text
Test #1: .scan
→ reply: Masukkan nomor
→ SESSION RESULT aktif

Use session for next test

Test #2: 081234567890
→ integration
→ result/reply

Apa yang harus diperiksa

  • Command/prefix match sesuai setting user.
  • Flow state aktif sesuai harapan.
  • Input invalid tidak memajukan state.
  • Integration/capability dependency ready.
  • Credential alias benar.
  • Media current/quoted source terdeteksi pada test yang relevan.
  • Reserved navigation tidak membuat automatic loop.

Keterbatasan dry-run

Membaca runtime trace

Setelah automation berjalan, buka Riwayat Eksekusi untuk melihat Runtime version, execution kind dan span durasi. Gunakan ini untuk membedakan bottleneck integration, capability/job, atau proses lain tanpa menampilkan credential.