Sebelum mulai
- 01
Pastikan minimal satu WhatsApp device sudah Connected.
- 02
Buka Dashboard → Automations.
- 03
Atur Command & Prefix. Default adalah single prefix dengan titik (.).
- 04
Biarkan Auto Menu aktif jika ingin command published otomatis tampil di menu.
Command pertama
Pilih Declarative Flow ketika membuat automation, lalu gunakan contoh sederhana berikut.
sesi.flow({
nama: "hello",
trigger: {
command: ["hello", "hi"],
prefix: { mode: "inherit" }
},
meta: {
nama: "Hello",
kategori: "Utility",
deskripsi: "Tes command pertama",
tampilDiMenu: true
},
mulai: "reply",
tahap: {
reply: {
balas: "Halo {sender.name}!",
lanjut: "$selesai"
}
}
})Dengan prefix default titik, `.hello` dan `.hi` akan memanggil flow yang sama.
Test lalu publish
- 01
Jalankan Validate/Flow Inspector dan pastikan tidak ada error.
- 02
Gunakan Test Bench dengan message `.hello`.
- 03
Buat version/draft jika workflow UI membutuhkannya.
- 04
Publish version tersebut.
- 05
Kirim `.hello` dari WhatsApp nyata.
- 06
Buka `.menu` atau alias menu yang kamu pilih untuk memastikan command masuk registry.